ratunews.com. Diberdayakan oleh Blogger.

Mental Seorang Pemenang

On 01.52

Pecundang tidak akan pernah menang dan seorang pemenang tidak akan pernah takut
Ada seorang pria sebut saja namanya Maulana
Begitu banyak masalah yang dihadapinya
bahkan bisa dibilang hari-hari yang dilaluinya
penuh dengan masalah yang bertubi-tubi
Rumah tangganya yang dijalaninya 
tidak harmonis. Bersamaan dengan itu, 
dia pun terkena perampingan karyawan 
di perusahaannya sehingga dia harus berhenti bekerja.

Pada suatu hari, Maulana merenung dan berupaya
untuk mengevaluasi diri.

Apa yang salah dengan hidupku? 
Mengapa aku gagal terus? Bagaimana caranya 
untuk merubah kegagalan dengan kesuksesan?

Berebu2 pertanyaan yang terlintas difikirannya
Dimulailah pencarian jawaban atas pertanyaannya 
'dengan pergi ke toko buku dan membeli buku-buku 
yang dianggapnya mampu memberi jawaban. 
Setelah beberapa buku habis di baca, 
dia merasa tidak puas dan tidak pula menemukan jawabannya. 
Tiba-tiba timbul inspirasi di pikirannya, 

kenapa aku tidak menanyakan langsung saja ke penulis buku-buku itu? 
Pasti akan lebih berhasil bila aku bisa mendapatkan petunjuk langsung 
dari si penulis. Maka ditemuilah si penulis buku.

Setelah menceritakan semua kegagalan yang dialaminya, 
dia berkata, “Pak penulis, tolong ajarkan kepadaku, 
rumus dan cara yang bisa membuat aku sukses”. 

Si penulis pun menjawab, “Kalau kamu membaca buku saya dengan teliti, 
dan menjalankan dengan nyata , tentu akan ditemukan cara-cara menuju sukses” 

”Jujur pak penulis, Saya sudah membaca habis buku bapak, 
bahkan saya sudah sangat hafal dengan tips yang ada dibuku anda, 
tetapi tetap saja belum menemukan rumus sukses. 
Oleh karena itu, saya memutuskan untuk bertanya langsung”.

Si penulis berpikir sejenak dan berkata, 
“Baiklah, saya akan ketemukan kamu dengan seseorang. 
Biar dia yang memberitahu kamu bagaimana cara sukses dalam hidup ini sesungguhnya”. 

Dengan gembira si mulana bertanya, 

“Dimana orang itu bisa saya temui?” 

Si penulis mengajaknya ke sebuah kamar, 

“Dia ada di dalam kamar ini”. 

Maka Pria itu pun mengetuk pintu dan segera masuk ke dalam kamar. 
Namun dia heran karena tidak ada seorangpun di dalam kamar tsb, 
yang ada hanya sebuah cermin besar.

Lalu si Penulis berkata, “Lihatlah ke cermin itu. 
Orang yang ada di cermin itu adalah sang penolong 
yang kamu cari untuk menunjukkan bagaimana caranya meraih sukses.

Sesungguhnya hanya kamu yang bisa menolong dirimu sendiri, 
tanpa kamu berani memulai dari dirimu sendiri untuk berusaha 
dan berjuang maka kamu tidak akan meraih sukses!”

Seketika itu juga si pemuda tersadar, “Terima kasih pak penulis.
Saya akan berusaha lebih tekun dan mengandalkan diri sendiri 
untuk mempraktekkan teori yang telah saya dapat dan pelajari!


Hidup adalah rangkaian aktivitas 
yang kita lakukan setiap hari, 
kalau perasaan malas, tidak disiplin, 
bimbang, ragu2 dan lain sebagainya menguasai diri kita , 
tentu nasib buruklah yang kita dapat.



Sukses bukanlah teori, 
sebagai manusia yang telah di karuniai segenap kelebihan2 
olah Tuhan, kita harus berani mengembangkan diri
dan mengandalkan diri sendiri untuk berpikir,
bergerak dan berjuang.

Kalau mental kemandirian telah kita miliki, 
dan tidak cengeng dalam menghadapi kesulitan hidup, 
berani belajar dalam setiap tindakan yang kita ambil . 
maka kita akan meraih sukses yang membanggakan!


"Hari kamu adalah hari ini",
adalah ungkapan yang paling indah 
dalam "kamus kesuksesan", kamus bagi mereka 
yang menginginkan kehidupan yang sukses dan menyenangkan.

“Orang Sukses Selalu Kelebihan Satu Cara ,
Orang Gagal Selalu Kelebihan Satu Alasan”


Sahabat...
Sukses sejati sebenarnya
adalah akumulasi dari kegagalan-kegagalan
yang mampu kita atasi. Setiap halangan,rintangan,ujian
dan cobaan berupa kesulitan dan kegagalan sebenarnya
merupakan sarana terbaik dalam melatih dan mematangkan mental 
kita untuk menjadi pemenang sesungguhnya.

“Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses,
tapi untuk menjadi lebih berharga.” ( Einstein ) 


Kamu tak perlu membanting tulang 
untuk menjadi lebih sukes. Luangkan waktumu 
untuk menaikkan nilai dirimu. Jika kamu memang bernilai, 
sukses akan datang menghampirimu.

Kenali bakat dan berkah karunia-Nya kepadamu.
Belajarlah untuk mengasah agar menjadi lebih tajam,
gunakan untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknyak 
kepada orang lain

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »