ratunews.com. Diberdayakan oleh Blogger.

Turunnya Harga minyak goreng, membuat Ibu-ibu Berburu ke Minimarket, Antrean sampai panjang

On 10.56

ratunews.com -  Turunnya harga minyak goreng disambut sukacita oleh ibu-ibu rumah tangga. Tak terkecuali Sundariningsih, pemilik usaha Omah Peyek Uun. Sundariningsih yang memproduksi aneka cemilan seperti peyek kacang, peyek kacang ijo, makaroni, biji ketapang, dan kembang goyang tentu sangat mengandalkan minyak goreng dalam produksinya.



“Ketika minyak goreng Rp 19.000 sampai Rp 20.000 per liter tentu keuntungan usaha saya tertekan. Saya tidak berani menaikkan harga,” jelas Sundariningsih yang tinggal di Cibinong, Bogor.

Sundariningsih merasa senang, ketika pagi ini membuka status Whatsapp kasir di salah satu minimarket yang menampilkan tulisan minyak goreng dengan harga Rp 14.000 per liter

Ketika minimarket buka, saya langsung ke lokasi. Lumayan bisa beli 2 bungkus kemasan 2 liter,” jelas ibu 4 anak ini.

Seorang petugas minimarket mengungkapkan, keramaian pembelian minyak goreng terjadi habis dzuhur. Dalam kurun waktu 3 jam sudah ada 10 karton minyak goreng ukuran 2 liter yang keluar gudang.

“Padahal selama ini numpuk di gudang cukup lama,” ungkapnya.

Asal tahu saja, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menetapkan kebijakan satu harga minyak goreng dengan harga setara Rp 14.000 per liter per hari ini Jum'at (21/1).

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »